Kuliah Filsafat
SKS dan Kompetensi Lulusan
Alihkan ke: Kuliah PAI.
Pengantar Filsafat Umum, Pengantar Filsafat Islam.
Urgensi Belajar Filsafat
Belajar filsafat umum dan filsafat
Islam memiliki urgensi yang saling melengkapi, terutama dalam membentuk cara
berpikir manusia yang rasional, kritis, reflektif, sekaligus berakar pada
nilai-nilai spiritual dan etika. Keduanya bukan sekadar disiplin teoretis yang
abstrak, melainkan sarana intelektual untuk memahami realitas, menimbang
kebenaran, serta memaknai kehidupan manusia secara lebih mendalam dan
bertanggung jawab.
Filsafat umum berperan sebagai
fondasi universal bagi pengembangan nalar kritis. Ia melatih manusia untuk
bertanya secara radikal tentang hakikat pengetahuan, realitas, dan nilai.
Dengan mempelajari tradisi filsafat sejak Yunani Kuno—misalnya melalui gagasan
Plato dan Aristotle—hingga filsafat modern dan kontemporer, peserta didik
diajak memahami bagaimana konsep kebenaran, rasionalitas, dan metode berpikir
berkembang secara historis. Urgensinya terletak pada kemampuan filsafat umum
membekali individu dengan kerangka analitis untuk menilai argumen, menghindari
kekeliruan berpikir (logical fallacies), serta bersikap skeptis secara sehat
terhadap klaim-klaim yang tidak berbasis bukti. Dalam konteks masyarakat modern
yang sarat informasi dan ideologi, filsafat umum menjadi alat penting untuk
menjaga otonomi intelektual dan kedewasaan berpikir.
Sementara itu, filsafat Islam memiliki urgensi
yang khas dan kontekstual bagi umat Islam. Ia berfungsi sebagai jembatan antara
wahyu dan akal, antara tradisi keagamaan dan refleksi rasional. Melalui
pemikiran tokoh-tokoh seperti Al-Farabi, Ibn Sina, Al-Ghazali, dan Ibn Rushd,
filsafat Islam menunjukkan bahwa rasionalitas tidak harus berseberangan dengan
iman. Justru, akal diposisikan sebagai instrumen penting untuk memahami,
membela, dan mengaktualisasikan ajaran Islam secara argumentatif dan
kontekstual. Urgensi filsafat Islam terletak pada kemampuannya memperkaya
pemahaman keagamaan agar tidak jatuh pada sikap literalistik, dogmatis, atau
anti-intelektual.
Lebih jauh, filsafat Islam
juga berperan strategis dalam merespons tantangan modernitas, seperti
sekularisasi, saintisme, relativisme moral, dan krisis makna. Dengan pendekatan
filosofis, ajaran-ajaran teologis dan etis Islam dapat dikaji secara rasional
dan dialogis, sehingga relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
dinamika sosial kontemporer. Di sinilah filsafat Islam tidak hanya bersifat
defensif (apologetik), tetapi juga konstruktif dalam membangun sintesis antara
tradisi dan perubahan.
Urgensi mempelajari filsafat
umum dan filsafat Islam secara bersamaan terletak pada sifat keduanya yang
saling menguatkan. Filsafat umum memberikan kerangka metodologis dan logika
berpikir yang universal, sementara filsafat Islam memberikan orientasi nilai,
tujuan, dan makna yang transenden. Integrasi keduanya memungkinkan lahirnya
cara berpikir yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga arif
secara moral dan spiritual.
Dengan demikian, belajar
filsafat—baik umum maupun Islam—bukanlah ancaman bagi iman atau praktik
keagamaan, melainkan justru sarana pendewasaan intelektual dan spiritual. Ia
membantu manusia memahami dunia secara rasional, menjalani kehidupan secara
bermakna, serta mengambil posisi etis yang bertanggung jawab di tengah
kompleksitas realitas sosial dan intelektual modern.
KURIKULUM
Kuliah Filsafat Umum
Satuan Kredit Semester (SKS) Filsafat Umum
Semester
1: Fondasi Dasar Filsafat dan Akademik
2)
Logika
Dasar
4)
Bahasa Inggris Filsafat
6)
Pengantar
Ilmu Sosial dan Humaniora
Semester
2: Metode dan Sejarah Filsafat
1)
Epistemologi (Teori Pengetahuan)
3)
Sejarah Filsafat Abad Pertengahan
5)
Filsafat Timur (India, Cina, Jepang)
7)
Metodologi Penulisan Ilmiah
Semester
3: Tema-tema Utama dalam Filsafat
1)
Metafisika
7)
Teknologi dan Etika Digital (pilihan)
Semester
4: Filsafat Lintas Tradisi
1)
Aksiologi (Teori Nilai)
3)
Sejarah Filsafat Kontemporer
5)
Hermeneutika
6)
Estetika (Filsafat Seni)
7)
Logika Simbolik (pilihan)
Semester
5: Pendalaman Tema dan Tradisi
4)
Etika Terapan (Bioetika, Etika Lingkungan, dsb.)
6)
Filsafat
Politik Islam (pilihan)
Semester
6: Isu Kontemporer dan Integrasi
1)
Filsafat Kontinental dan
Filsafat
Analitik
3)
Etika Profesi dan Kode Etik Akademik
4)
Kosmologi
dan Filsafat Alam
6)
Filsafat
dan Agama (lintas agama)
Semester
7: Penelitian dan Aplikasi Filsafat
1)
Metodologi Penelitian Filsafat
2)
Filsafat dan Multikulturalisme
3)
Praktikum Penulisan Karya Ilmiah Filsafat
5)
Isu-Isu Global Kontemporer dalam Perspektif Filsafat
6)
Mata Kuliah Pilihan (1): Filsafat
Perempuan dan Gender / Filsafat
Perenial / Filsafat
Mistisisme / Filsafat
Matematika / Filsafat
Kognitif /
7)
Seminar Proposal Skripsi
Semester
8: Tugas Akhir dan Refleksi
1)
Skripsi
2)
Kolokium dan Presentasi Akhir
3)
Filsafat dan Kebudayaan Indonesia
4)
Kuliah
Umum / Studium Generale
5)
Mata Kuliah Pilihan (2): Filsafat
Sains / Filsafat
Moral / Filsafat
Ketuhanan dan Teodise / Filsafat
Kuantum / Filsafat
Organisme / Filsafat
Spekulatif /
KURIKULUM
Kuliah Filsafat Islam
Daftar SKS Kuliah S1 Filsafat Islam
Semester 1
(±18 SKS)
2)
Bahasa Arab I: Ilmu Bahasa
Arab
3)
Bahasa Inggris I:
5)
Ulumul
Hadis
7)
Ilmu
Mantik I: Logika
Islam
8)
Makna
Pancasila dalam Pemikiran Filsafat Islam
Semester 2
(±20 SKS)
1)
Ilmu
Mantik II: Pembagian
Mantiq Berdasarkan Ilmu Pengetahuan
2)
Bahasa Arab II: Nahwu
(Struktur Kalimat dan Akhir Kata)
3)
Bahasa Inggris II:
8)
Pendidikan Agama Islam
Semester 3
(±19 SKS)
1)
Filsafat
Yunani dan Helenistik
2)
Filsafat
Islam Abad Pertengahan
6)
Bahasa Arab III: Sharaf
(Perubahan Bentuk Kata)
7)
Studi
Al-Qur’an dan Hermeneutika
Semester 4
(±18 SKS)
4)
Ilmu
Mantik III: Pembagian
Mantiq Berdasarkan Objeknya
5)
Bahasa Arab IV: Balaghah
(Retorika)
6)
Metodologi Penelitian
Filsafat
7)
Aplikasi Teknologi
Informasi dalam Filsafat
Semester 5
(±18 SKS)
5)
Studi
Kritis terhadap Sekularisme
6)
Islam
dan Tantangan Modernitas
7)
Seminar Proposal Penelitian
Semester 6
(±18 SKS)
1)
Kosmologi
dalam Filsafat Islam
2)
Filsafat
Eksistensialisme dan Islam
4)
Teori
Keadilan dalam Perspektif Islam
5)
Pengantar
Studi Gender dan Islam
6)
Filsafat
dan Lingkungan (Eco-Theology)
7)
Praktik Kerja Lapangan
(PKL)
Semester 7
(±16 SKS)
1)
Kajian
Naskah Klasik Filsafat Islam
2)
Islam
Nusantara dan Filsafat Lokal
4)
Seminar Filsafat Islam: Ontologi
Filsafat Islam
6)
Kajian
Pemikiran Tokoh Filsafat Islam
Semester 8
(±13 SKS)
1)
Kuliah Kerja Nyata
2)
Bimbingan Skripsi
3)
Penulisan Skripsi
4)
Ujian Komprehensif
Catatan:
·
Daftar ini merupakan contoh umum dan dapat berbeda antar
universitas.
·
Beberapa kampus menawarkan mata kuliah pilihan seperti “Filsafat
Timur”, “Feminisme
Islam”, “Postmodernisme
dalam Islam”, atau “Islam
dan Humanisme”.
·
Kurikulum umumnya disesuaikan dengan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional
Indonesia) dan standar BAN-PT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar