Minggu, 22 Februari 2026

Capaian Pembelajaran Sejarah Indonesia

CP Sejarah Indonesia


Alihkan ke: Kurikulum.

KTSP 2006, Kurikulum 2013. Kurikulum Merdeka.


1.           Capaian Umum

Pada akhir Fase F, peserta didik menguasai sejumlah kompetensi, yakni mampu berpikir sejarah, melakukan literasi sejarah, penelitian dan penulisan sejarah secara sederhana, menunjukkan sikap dan perilaku kesadaran sejarah dan empati sejarah, serta menghasilkan projek sejarah dalam bentuk produk digital atau nondigital. Kompetensi tersebut dikuasai setelah peserta didik mempelajari berbagai peristiwa sejarah pada masa penjajahan bangsa Barat, perlawanan rakyat daerah terhadap penjajah, pergerakan kebangsaan Indonesia, pendudukan Jepang, proklamasi kemerdekaan Indonesia, mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pemerintahan Sukarno, pemerintahan Suharto, dan reformasi. Kompetensi-kompetensi itu dicapai melalui berbagai strategi pembelajaran sejarah inkuiri yang aktif, menyenangkan dan bermakna.


2.           Capaian per Elemen

2.1.       Pemahaman Konsep

Peserta didik menggunakan konsep dasar sejarah dan penelitian sejarah untuk menganalisis keterhubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang,  serta mengaitkan berbagai peristiwa sejarah di Indonesia dalam lingkup lokal, nasional, dan global mulai dari masa penjajahan bangsa Barat, perlawanan rakyat daerah terhadap penjajah, pergerakan kebangsaan Indonesia, pendudukan Jepang, proklamasi kemerdekaan Indonesia, mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pemerintahan Sukarno, pemerintahan Suharto, dan reformasi.

2.2.       Keterampilan Proses

Secara spesifik keterampilan proses belajar sejarah mencakup keterampilan berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis, pemahaman sejarah, analisis dan interpretasi sejarah, kemampuan riset sejarah, literasi sejarah, analisis isu kesejarahan serta pengambilan keputusan, dan kebermaknaan peristiwa sejarah.

Secara umum keterampilan proses pada mata pelajaran Sejarah dilakukan dengan cara berikut.

                      Mengamati: peserta didik mencermati fenomena sejarah terkait materi pelajaran.

                      Menanya: peserta didik menyusun pertanyaan tentang hal yang ingin diketahui dan masalah yang sedang diselidiki dengan rumus 5W 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana) dan memperkirakan jawaban atas pertanyaan.

                      Mengumpulkan informasi (heuristik): peserta didik mencari informasi dari sumber sejarah (sumber primer dan sekunder) melalui studi pustaka, studi dokumen/arsip, wawancara, observasi, kuesioner, dan lain-lain.

                      Menganalisis informasi (kritik sumber): peserta didik menyeleksi sumber, memverifikasi, triangulasi/cek silang akurasi data dan fakta sejarah, menginterpretasi/menafsirkan data dan fakta sejarah.

                      Menarik kesimpulan: peserta didik menarasikan temuan hasil investigasi terhadap permasalahan terkait materi pelajaran Sejarah.

                      Mengomunikasikan: peserta didik menyajikan informasi sejarah secara lisan, tulisan, dan/atau media lain, dalam bentuk digital atau nondigital.

                      Merefleksikan dan merencanakan projek lanjutan secara kolaboratif: peserta didik mengevaluasi pengalaman belajar dan merencanakan projek lanjutan lintas mata pelajaran secara kolaboratif.


3.           Karakteristik Mata Pelajaran Sejarah

Karakteristik mata pelajaran sejarah terikat oleh dimensi manusia, ruang, dan waktu. Dimensi manusia dilihat sebagai agen yang menciptakan sejarah, secara individu ataupun kolektif, dengan melihat dimensi pemikiran, mental kebatinan, rekam jejak atau karya yang menjadi latar belakang manusia tersebut. Lalu dimensi ruang dilihat dari tempat terjadinya sebuah peristiwa, dalam lingkup lokal, nasional, dan global, dengan menarik hubungan antara satu peristiwa di satu tempat, dengan peristiwa di tempat lainnya. Kemudian dimensi waktu dilihat secara kontekstual melewati masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang, dengan memperhatikan pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, atau keberulangan dari sebuah peristiwa.

Dari sisi substansi, mata pelajaran sejarah berisikan berbagai peristiwa penting yang terjadi di Indonesia dalam lingkup lokal dan nasional, mulai dari asal usul nenek moyang dan jalur rempah, masa Kerajaan Hindu-Buddha, masa Kerajaan Islam, masa penjajahan Bangsa Eropa, masa Pergerakan Kebangsaan Indonesia, masa Pendudukan Jepang, masa Proklamasi Kemerdekaan, masa usaha mempertahankan kemerdekaan, masa pemerintahan Demokrasi Liberal dan Terpimpin, masa pemerintahan Orde Baru, sampai masa pemerintahan Reformasi.

Mata pelajaran Sejarah juga mencakup berbagai peristiwa global yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak langsung dengan Indonesia. Peristiwa global ini berbentuk muatan materi yang terintegrasi dalam perjalanan sejarah di Indonesia seperti pembentukan paham keindonesiaan yang dikaitkan dengan revolusi besar dunia, pergerakan kebangsaan dengan Perang Dunia I, Proklamasi kemerdekaan dengan Perang Dunia II, usaha mempertahankan kemerdekaan dengan Perang Dingin, serta masa reformasi dengan peristiwa kontemporer dunia sampai abad-21.

Secara pendekatan, mata pelajaran sejarah dapat dikaji dengan menggunakan berbagai pendekatan khas sejarah seperti diakronis (kronologi) maupun sinkronis. Mata pelajaran sejarah juga memberikan pengalaman belajar saintifik yang diperoleh melalui tahapan mencari sumber (heuristik), kritik dan seleksi sumber (verifikasi), analisis dan sintesis sumber (interpretasi), sampai mengambil kesimpulan dan refleksi yang dituliskan secara historiografi.

4.1.       Lingkup materi dalam mata pelajaran sejarah, yaitu:

1)                  Pengantar Ilmu Sejarah

2)                  Asal-Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah di Indonesia

3)                  Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

4)                  Kerajaan Islam di Indonesia

5)                  Kolonisasi dan Perlawanan Bangsa Indonesia

6)                  Pergerakan Kebangsaan Indonesia

7)                  Pendudukan Jepang di Indonesia

8)                  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

9)                  Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

10)              Pemerintahan Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin

11)              Pemerintahan Orde Baru

12)              Pemerintahan Reformasi

4.2.       Lingkup Strands Kecakapan dalam mata pelajaran Sejarah, meliputi:

1)                  Keterampilan Konsep Sejarah (Historical Conceptual Skills)

2)                  Keterampilan Berpikir Sejarah (Historical Thinking Skills)

3)                  Kesadaran Sejarah (Historical Consciousness)

4)                  Penelitian Sejarah (Historical Research)

5)                  Keterampilan Praktis Sejarah (Historical Practice Skills)


4.           Bahan Ajar Sejarah Indonesia (K-13)

4.1.       Sejarah Indonesia Kelas 10 Madrasah Aliyah

Semester 1

Bab 1 – Konsep Berpikir Sinkronik dan Diakronik dalam Sejarah

Bab 2 – Perubahan dan Keberlanjutan dalam Sejarah

Bab 3 – Kehidupan Manusia Purba dan Asal Usul Nenek Moyang

Bab 4 – Kehidupan Masyarakat Praaksara Indonesia

Semester 2

Bab 5 – Proses Masuk dan Berkembangnya Agama dan Kebudayaan Hindu – Buddha di Indonesia

Bab 6 – Perkembangan Kehidupan Masyarakat Pemerintahan dan Budaya pada Masa Kerajaan Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

Bab 7 – Teori Tentang Proses Masuknya Agama dan Kebudayaan Islam ke Indonesia

Bab 8 – Perkembangan Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam

4.2.       Sejarah Indonesia Kelas 11 Madrasah Aliyah

Semester 3

Bab 1 – Peristiwa Sejarah Masa Penjajahan hingga Proklamasi

Bab 2 – Penjajahan Bangsa Eropa di Indonesia

Bab 3 – Perlawanan Bangsa Indonesia Terhadap Bangsa Barat

Bab 4 – Strategi Pergerakan Nasional di Indonesia

Bab 5 – Peran Tokoh-Tokoh Nasional dan Daerah dalam Perjuangan Menegakkan NKRI

Bab 6 – Dampak  Politik, Budaya, Sosial-Ekonomi dan Pendidikan pada Masa Penjajahan Barat

Semester 4

Bab 7 – Proklamasi Kemerdekaan dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia

Bab 8 – Pembentukan Pemerintahan Awal Indonesia

Bab 9 – Peran serta Nilai-Nilai Perjuangan Proklamator serta Tokok-tokoh Proklamasi

Bab 10 – Perubahan dan Perkem-bangan Politik Masa Awal Kemerdekaan

Bab 11 – Bangsa Indonesia dalam Upaya Memper-tahanKan Kemerdekaan

4.3.       Sejarah Indonesia Kelas 12 Madrasah Aliyah

Semester 5

Bab 1 – Upaya Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Distegegrasi pada Awal Kemedekaan

Bab 2 – Perjuangan Tokoh Nasional dan Daerah dalam Mempertahankan Keutuhan Negara dan Bangsa Indonesia pada Masa 1945 – 1965

Bab 3 – Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan Sampai Masa Demokrasi Liberal

Bab 4 – Kehidupan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia Masa Demokrasi Terpimpin

Bab 5 – Indonesia pada Masa Orde Baru

Semester 6

Bab 6 – Perkembangan Kehidupan Politik dan Ekonomi Bangsa Indonesia pada Masa Awal Reformasi

Bab 7 – Peran Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda dalam Perubahan Politik dan Ketatanegaraan

Bab 8 – Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Bab 9 – Tranformasi Teknologi di Indonesia dalam Perjalanan Sejarahnya


5.           Bahan Ajar Sejarah Dasar (K-Merdeka)

4.1.       Sejarah Dasar Kelas 10

Sejarah: Manusia, Ruang, dan Waktu

·                     Pengantar Ilmu Sejarah

·                     Penelitian Sejarah

·                     Penulisan Sejarah (Historiografi)

·                     Sejarah dan Teori Sosial

4.2.       Sejarah Dasar Kelas 11

Bab 1 – Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia

Bab 2 – Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Bab 3 – Di Bawah Tirani Jepang

Bab 4 – Proklamasi Kemerdekaan

4.3.       Sejarah Dasar Kelas 12

Bab 1 – Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan

Bab 2 – Demokrasi Liberal hingga Demokrasi Terpimpin

Bab 3 – Indonesia Masa Orde Baru

Bab 4 – Indonesia Masa Reformasi


Referensi

Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3302 Tahun 2024 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah


 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar